Aku teguk habis minuman kepercayaan, ku tuang dan kuberikan padamu sebagian
Habiskan saja. Supaya tak lapar dan kau bisa tidur nyenyak
Harpa biola lagu cinta
Semua meninabobokan
Ditengah sadar,
Kubaui harum rasa,
Di kolam samping rumah, ada ikan-ikan bercinta
Lincahnya syahdu
Di kamar ruang bawah, ada dingin mengudara
Senyumnya membelenggu
Apa aku bilang, sebelumnya kau bawa dulu air itu! Air yang buat,
Kenyang. Rasa kenyang cinta, kekal bahagia, bukan khianat bukan belaka, jauh celaka, jauh keparat. Air yang kucoba tuang penuh di gelasmu, tiap kau bangun pagi tiap kau buka mata dan sentuh matahari.
Sudah sudah! Sekarang tidur!
Tuesday, September 18, 2012
Monday, September 17, 2012
Ada Bintangku Tambah Satu
Ada bintangku tambah satu
Di setiap malam musim salju
Ada bintangku tambah satu
Di langit utara, di sela kabut
Ada bintangku tambah satu
Di gelap semesta, di ufuk fana
Ada bintangku tambah satu
Di temaramnya langit senja, perlahan berkedip disana,
Kerlap kerlip
Kerlap kerlip
Ada bintangku tambah satu
Tidak berjarak, selam hari selam malam
Selam detik selam waktu
Ada bintangku tambah satu
Tiap tapak jejak otak, tiap peristiwa selalu ada
Ada bintangku tambah satu
Di sipit mata, di gelak tawa, sebelum beranjak ke negri utopia
Ada bintangku tambah satu
Merasa sangat baik baik saja, di rasi Aquila, bukan Cassiopea, merasa memiliki segalanya, ada bintangku tambah satu, ada bintangku, bintangku jelma kamu
Ada bintangku tambah satu, di antara genggam tangan, di antara bahagia tanggal satu, hari itu.
Di setiap malam musim salju
Ada bintangku tambah satu
Di langit utara, di sela kabut
Ada bintangku tambah satu
Di gelap semesta, di ufuk fana
Ada bintangku tambah satu
Di temaramnya langit senja, perlahan berkedip disana,
Kerlap kerlip
Kerlap kerlip
Ada bintangku tambah satu
Tidak berjarak, selam hari selam malam
Selam detik selam waktu
Ada bintangku tambah satu
Tiap tapak jejak otak, tiap peristiwa selalu ada
Ada bintangku tambah satu
Di sipit mata, di gelak tawa, sebelum beranjak ke negri utopia
Ada bintangku tambah satu
Merasa sangat baik baik saja, di rasi Aquila, bukan Cassiopea, merasa memiliki segalanya, ada bintangku tambah satu, ada bintangku, bintangku jelma kamu
Ada bintangku tambah satu, di antara genggam tangan, di antara bahagia tanggal satu, hari itu.
Thursday, September 13, 2012
Penerjemah Hening (Lyric)
Kalian lah bintang-bintang
Temani aku dan impian
Kalian lah warna jiwa
Penopang cinta dan bahagia
Seribu orang datang dan pergi
Namun kalian menemani
Tak perlulah kita bicara
Kau (kau,kau,kau) tahu segalanya
Bila bisa kubilang kalianlah penerjemah heningku, selalu
ada, disaat, malam gelap
Bila bisa kubilang kalianlah penerjemah heningku, tak lekang,
ditempa, oleh waktu
Selalu ada, dan datang dengan cinta, dengarkan tawa dan
airmata, semua, kisahku,
Lebihi raga lebihi ruang artikan makna dan kehidupan, kau buat, ku
bijaksana
Kau kau kau kau kau kau kau
Tuesday, September 4, 2012
Pernah Dengar
Pernah dengar pohon menyanyi?
Suaranya merdu
Angin bersiut dilanda rindu
Pernah dengar awan menggumam?
Nadanya satu irama
Kadang matahari membantu pecah suara
Pernah dengar bidadari bersenandung?
Pelangi cipta tujuh warna
Semua fana jadi belia
Suaranya merdu
Angin bersiut dilanda rindu
Pernah dengar awan menggumam?
Nadanya satu irama
Kadang matahari membantu pecah suara
Pernah dengar bidadari bersenandung?
Pelangi cipta tujuh warna
Semua fana jadi belia
Berarti Kau Adalah
Kau bilang kau suka langit,
Aku bilang aku pun
Kau bilang kau suka malam,
Aku bilang aku pun
Kau bilang kau suka bintang,
Aku bilang aku pun
Kau bilang kau suka indah
Aku terkekeh senyumku secuil kecil
dan bertanya
"kau suka dirimu sendiri?"
Aku bilang aku pun
Kau bilang kau suka malam,
Aku bilang aku pun
Kau bilang kau suka bintang,
Aku bilang aku pun
Kau bilang kau suka indah
Aku terkekeh senyumku secuil kecil
dan bertanya
"kau suka dirimu sendiri?"
Kau Air Terjun
kuterjemahkan tubuhku ke dalam tubuhmu
ke dalam rambutmu kuterjemahkan rambutku
jika tanganmu tak bisa bilang tanganku
kuterjemahkan tanganku ke dalam tanganmu
jika lidahmu tak bisa mengucap lidahku
kuterjemahkan lidahku ke dalam lidahmu
aku terjemahkan jemariku ke dalam jemarimu
jika jari jemarimu tak bisa memetikku
ke dalam darahmu kuterjemahkan darahku
Di balik bilik ada rasa yang bolak balik menghantar nadi berdenyut dan meniup hawa
Lukaku luka makna sebutlah Ia paut usia lukaku luka jiwa sayatnya menopang mega, ada retorika yang bukan belaka
Sedicukupi duduk bersila di atas pura;
dibalik kening termenung tersimpan mendung,
yang menggunung, ada pemakaman sementara yang membuat jadi berkabung
Serupa doa,
Serupa doa
Serupa doa
yang semilirnya serupa kabut awal Februari
Serupa makna
Serupa makna
Serupa makna
yang harapnya serupa warna magenta
Serupa lelehan lilin
Serupa lelehan lilin
Serupa lelehan lilin
yang merahnya serupa cinta
Serupa Ia
Bahagia menjelma
Serupa Ia
Malam tak jadi binasa
Serupa Ia
Dari hati lantas matanya menyala-nyala
Serupa Ia
Menggeliatlah senyum dalam aku- satu kata
“Iya.”
Monday, September 3, 2012
Bila Aku Jatuh Cinta
Bila aku jatuh cinta…
Namanya Raihan Fabian. Dia membuatku lebih.
Bila aku jatuh cinta
Aku mendengar nyanyian
Seribu dewa dewi cinta
Menggema dunia
Bila aku jatuh cinta…
Namanya Raihan Fabian. Dia lebih membuatku mendengar nyanyian dunia seribu dewa dewi cinta. Suaranyalah yang menggema. Suaranya yang terus memanggil hingga jiwaku menangkap rasa, rasaku, rasanya, rasa kita.
Bila aku jatuh cinta
Aku melihat matahari
Kan datang padaku
Dan memelukku dengan sayang
Bila aku jatuh cinta…
Namanya Raihan Fabian. Dia lebih membuatku melihat matahari, dan yang membuat matahari akan datang padaku, memelukku dengan sayang. Tapi kedua matanya jauh lebih hangat dari matahari pagi. Tawanya lebih memelukku dengan bahagia.
Bila aku jatuh cinta
Aku melihat sang bulan
Kan datang padaku
Dan menemani aku
Bila aku jatuh cinta…
Namanya Raihan Fabian, dia lebih membuat bulan seolah datang padaku, dan menemani aku. Tapi malam minggu tanggal satu itu, kurasa sedingin apapun tak akan melewati mimpi, mimpi tanggal satu. Ada hangat di tiap lilin yang berpijar dan cahayanya berpendar, ada dia. Ada dia.
Bila aku jatuh cinta…
Namanya Raihan Fabian.
Bila aku jatuh cinta… jatuh cinta
Bersama dirimu
Dia membuatku lebih, lebih jatuh cinta.
Bila? Bukan.
Lebih.
Melewati dinginnya mimpi
Melewati dinginnya mimpi
*Terimakasih satu September, malam minggu yang bulannya bulat jelas terang, terimakasih Nidji, liriknya dengan usil ku comot dan ku rubah semauku.
Subscribe to:
Posts (Atom)
